//
you're reading...
kabar tuban

Ulat Bulu Merambah ke Tuban

Setelah Bojonegoro, kini ulat bulu mulai merambah ke Kabupaten Tuban. Sedikitnya ada beberapa titik gerombolan ulat bulu ditemukan warga di kabupaten yang berlokasi di pesisir utara Laut Jawa ini.

Dinas Pertanian Tuban telah turun ke lapangan yang diinformasikan ditemukan gerombolan ulat bulu. Tim pemberantas ulat bulu juga telah menyiapkan persediaan pestisida guna memberantas hama tanaman produktif tersebut.

Ulat bulu pertama ditemukan di Desa Sumur Gung, Kecamatan Montong. Ada tiga pohon yang ditempeli ulat bulu. Rata-rata ada 1500 ulat bulu menempel di pohon. Dinas Pertanian Tuban, masih mengidentifikasi jenis ulatnya. Kini sampel ulat bulu sudah dikirim ke Kantor Pengamatan Hama Penyakit Tanaman Pangan Hortikultura (PHPTPH) eks Karesidenan Bojonegoro.

Ulat bulu juga ditemukan di beberapa pohon tak jauh dari Pasar Baru, Jalan Perbon Tuban. Tetapi, para petani sudah lebih dahulu memberantasnya. “Ulat yang ditemukan di Pasar Baru, belum dilaporkan,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Tuban, Sudarmaji pada Tempo, Senin (18/4).

Untuk antisipasi penyebaran, Dinas Pertanian juga telah mengaktifkan Petugas Penyuluh Lapangan di kecamatan-kecamatan untuk aktif membuat pelaporan. Terutama jika ada ditemukan ulat bulu, baik di pepohonan atau yang sudah masuk ke perkampungan penduduk. Dinas Pertanian bertugas mengirimkan tenaga untuk penyemprotan atas ulat bulu. “Gratis dan tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Sementara itu, Di Bojonegoro, ulat bulu, yang sebelumnya hanya berada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kota, Ngraho dan Dander, kini juga telah menyebar ke Kecamatan Kanor, Margomulyo dan Ngasem atau total menjadi enam kecamatan.

Menurut Kepala Bidang Produksi Tanaman Panan dan Hortikultura Dinas Pertanian Bojonegoro, Agus Heryana, meski ulat bulu menjalar ke beberapa kecamatan, pada intinya sudah bisa dikendalikan. Sebab, meski sudah ada enam kecamatan, tetapi, populasi ulat bulu mengecil. “Sudah kita kendalikan,” ujarnya, kemarin.

(tempointeraktif/sujatmiko)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: