//
you're reading...
kabar tuban

Aksi Seniman Untuk PKL Tuban

Seniman kota Tuban merasa ikut prihatin atas polemik PKL di Tuban saat ini. Salah satunya Teater Gombal Amoh dari komunitas seni Gerakan Pemuda Kutorejo (GPK) Art Community.
Jumat (20/3) seniman tersebut akan menggelar pertunjukan seni publik “Kota Berhala” di jalan protokol Tuban. Demikian yang dikutip TUBANonline dari koran Radar Bojonegoro (19/2).

Iklan

Diskusi

2 thoughts on “Aksi Seniman Untuk PKL Tuban

  1. GPK Non_profit Menggigit..!!!

    bagus buat referensi konsep “Pemerintahan yang Mapan..!!!”

    Karya nya Banyak inspiratif kehidupan Sosial Kota Tuban..!!!

    Kira2 Gimana Pemerintahan Tuban Sekarang kalo Lihat wacana yang disuguhkan temen2 GPK Art Community

    Posted by dubkorq | 24 Maret 2009, 03:01
  2. http://groups.yahoo.com/group/prog-rock/message/16891

    3. GPK Art Community Tuban
    karena saya nggak terlalu ngikutin avant lokal, nama yang satu ini
    masih asing. tapi ternyata bagus sekali (tidak mengecewakan/nyegeki
    seperti grup ASAP kemaren). membawakan satu komposisi Demokrasi
    Ejakulasi Dini, musiknya berbasis perkusi, baik yang standar macam
    low tom-nya drum + snare, juga yang nggak standar macam kaleng bekas
    cat galonan, potongan besi pagar, besi lembaran, dsb.
    bagi yang kemaren nonton Komunitas Limbah Cager Gresik di FSS,
    musiknya GPK ini bisa dibilang mirip, bedanya unsur ritme perkusinya
    lebih menonjol (tidak terlalu abstrak seperti Limbah Cager). bahkan
    mirip-mirip StompOutLoud (grup perkusi amerika), bedanya ritme
    perkusinya mengambil bahan ritme-ritme “pribumi” (mengingatkan saya
    pada ritme-ritme rebana, islamic/santri banget pokoknya).
    Performancenya rapi, untuk ukuran “grup ndeso” musiknya cukup cerdas
    dan jenius, menurut saya mereka punya pemahaman dinamik dan kedalaman
    konsep + soul-nya terasa sekali. paling menarik waktu bagian bunyi
    alat bubut tangan yang digesekkan ke besi lempengan, dicampur dengan
    distorsi megafon, sementara personil yang lain sibuk membuat variasi
    ritme perkusi dengan potongan-potongan besi/kaleng dsb. “industrial”
    bgt.

    Posted by dubkorq | 24 Maret 2009, 03:02

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: